Categories
Uncategorized

Sejarah Aplikasi Database

Salah satu tujuan terpenting dari pengembangan sistem komputer adalah aplikasi database yang dapat digunakan pada sistem tersebut. Pemrosesan data mendorong pertumbuhan kecepatan prosesor komputer.

Faktanya, pemrosesan data sudah ada sebelum komputer; kartu berlubang digunakan di AS untuk mengumpulkan data untuk sensus selama awal abad ke-20. Pengolahan data paling awal dilakukan dengan punched card pada alat mekanis. Perkembangan nyata dalam kecepatan pemrosesan data, penyimpanan data dan pengembangan aplikasi DB dimulai jauh kemudian yaitu dari tahun 1950-an .

Pita magnetik digunakan untuk menyimpan data dan dibaca darinya. Aplikasi database ini memiliki struktur hierarkis dan menggunakan sistem jaringan. Mereka sangat efisien saat digunakan dengan kueri asli, persis dikembangkan untuk mereka, tetapi DB tidak dirancang untuk menangani kueri atau transaksi baru. Juga pita magnetik harus diurutkan dalam urutan yang sama untuk mengambil data asli.

Kemudian pada tahun 60-an hard disk muncul dan pengambilan data lebih cepat dan tidak perlu disimpan secara berurutan. Periode ini juga luar biasa dalam hal kemajuan dalam Sistem DB. Kemudian pada tahun 1970 Edgar Codd, bapak atau Model Basis Data Relasional, mengkonseptualisasikan struktur baru untuk konstruksi Basis Data dan menulis makalah terobosan ‘Model Data Relasional untuk Bank Data Bersama yang Besar’. Dia membebaskan database dari cara prosedural query dan menandai awal Data Abstraksi yaitu menyembunyikan rincian tentang bagaimana Database diimplementasikan ke pemrogram aplikasi dan pengguna akhir. System R, berdasarkan konsep Codd dikembangkan oleh IBM dan pertama kali memiliki bahasa untuk query yang disebut SQL atau Structured Query Language. Kemudian, Sistem R dikembangkan lebih lanjut menjadi produk DBMS komersial utama yang dikenal sebagai DB2.

Pemrograman berorientasi objek berkembang pesat di tahun 80-an dan juga membantu membobol apa yang kita kenal sebagai Database Berorientasi Objek. Idenya adalah untuk memperlakukan data sebagai objek dan menjadi lebih mudah untuk membuat konsep dan memprogram menggunakan ide ini. Perkembangan besar lainnya yang terjadi adalah kecepatan pemrosesan prosesor dan juga konseptualisasi pengindeksan yang sangat meningkatkan waktu akses data, dan kinerja DB.

Tahun 90-an adalah masa World Wide Web, jadi belum pernah terjadi sebelumnya seperti dunia yang belum pernah dilihat sebelumnya. Data ada di sini di internet. Basis data yang link-linknya diteruskan sangat beragam dan berbeda-beda sehingga diperlukan suatu teknik untuk melakukan pertukaran data secara efisien. Juga database harus ketersediaan sangat tinggi bekerja 24×7. XML atau eXtended Markup Language adalah standar untuk menyediakan pertukaran data di antara database dan Halaman Web yang berbeda.

Baru-baru ini, ada tren yang berkembang dari database NoSQL. Ini berbeda dari apa yang disebut database klasik dan tidak bergantung pada Model Relasional untuk strukturnya. Mereka tidak melakukan query data menggunakan Structured Query Language melainkan UnQL atau Unstructured Query Language yang masih dalam tahap pengembangan (mirip dengan XQuery). Basis data ini umumnya digunakan saat bekerja dengan data dalam jumlah besar. Beberapa contohnya adalah Mongo DB, CouchBase, HBase yang digunakan oleh facebook, Big Table yang digunakan oleh Google dan Dynamo DB yang digunakan oleh Amazon.

Artikel Sebelumnya :

Pembajakan Digital, Hak Kekayaan Intelektual, dan Implikasinya terhadap Bisnis

Categories
Uncategorized

Mengapa Training Kepemimpinan Penting? Apa Manfaatnya?

Memberikan pelatihan kepemimpinan atau Leadership training secara menyeluruh bukan hanya menguntungkan pegawai, tapi juga bermanfaat perusahaan, lho!
Sebab, ketika Anda memberikan promosi jabatan kepada pegawai yang Anda anggap mampu, tidak peduli secakap apa pun orang tersebut di bidangnya akan sia-sia saja jika ia tidak memiliki leadership skill. Hasilnya, adaolah kerja tim yang jauh dari produktif dan tidak efisien.
Sebab itu, pelatihan ini akan penting bagi calon pemimpin sekaligus para pemimpin pada jabatan saat ini. Leadership training adalah jenis investasi yang sangat berharga untuk perusahaan Anda dalam jangka panjang. Ini dia alasanya.

Manfaat Pelatihan Kepemimpinan #1 Meningkatkan Produktivitas Pegawai

Tugas utama pemimpin adalah memberikan instruksi, dan memastikan seluruh anggota tim memberikan performa terbaik mereka—atau lebih.
Dengan pelatihan kepemimpinan, leader yang Anda pilih akan telah memiliki kemampuan mengenali masalah, mengendalikan situasi, dan menyediakan solusi dari beragam potensi masalah yang ada.
Pemimpin yang baik juga bisa memberikan motivasi yang akan meningkatkan mental anggota tim di kala situasi sedang sulit. Sosok yang menginspirasi dan meyakinkan bahwa proyek di tangan akan berakhir sukses.
Ketika Anda memberikan leadership skill pada  anggota tim, hasilnya Anda akan mendapatkan  sekumpulan orang yang memiliki kemampuan kendali diri yang tinggi.

Manfaat Pelatihan Kepemimpinan #2 Memupuk Calon Pemimpin Masa Depan

Regenerasi di tubuh perusahaan memang tidak bisa dipungkiri akan terjadi. Seringkali, sebuah tim terlalu bergantung pada sosok satu pemimpin. Padahal, sosok tersebut bisa saja pindah tugas suatu saat, atau melanjutkan karirnya di tempat lain karena satu atau dua alasan.
Ketika tiba waktunya memilih pemimpin baru, tidak ada yang cukup memenuhi kualifikasi dalam tim. Tidak ada yang cukup cakap untuk mengomunikasikan perintah dan instruksi, dan diminta saran untuk kemajuan proyek.
Memberlakukan leadership training penting untuk mencetak calon-calon pemimpin yang siap menggantikan posisi pemimpin sebelumnya tanpa harus repot rekrutmen dan training pegawai baru.

Manfaat Pelatihan Kepemimpinan #3 Meningkatkan Kemampuan Manajemen Resiko

Risiko dalam pekerjaan bisa mengintai sewaktu-waktu. Sebab itu, penting bagi setiap orang dalam tim Anda untuk memliki leadership skill agar mereka bisa berdiri sendiri saat harus menghadapi sebuah masalah.
Menumbuhkan rasa percaya diri, sikap strategis dan taktis, juga mental selalu berkepala dingin dalam situasi segenting apa pun. Itulah manfaat jangka panjang yang akan didapat jika Anda berinvestasi pada training kepemimpinan.

Manfaat Pelatihan Kepemimpinan #4 Mengembangkan Kecerdasan Emosi

Secakap apa pun seorang pegawai dalam bidang pekerjaannya, tanpa kecerdasan emosi yang memadai ia tidak akan menanjak. Pelatihan-pelatihan kepemimpinan selalu memberikan titik berat pada kecerdasan emosi karena perannya yang besar.
Sikap tangguh, luwes pada perubahan, memberikan atmosfir yang baik pada sesama kolega dan atasan, dan menginspirasi adalah bekal-bekal kecerdasan emosi yang juga hadir dalam paket pelatihan kepemimpinan. Hasilnya, adalah kinerja kantor yang lebih produktif dan efisien.

Manfaat Pelatihan Kepemimpinan #5 Dapat Beradaptasi pada Perubahan

Tidak peduli sekecil apa pun tim perusahaan Anda, perubahan adalah hal yang pasti. Berilah pelatihan leadership bagi tim Anda yang akan membiasakan diri mereka pada perubahan tiba-tiba di tempat kerja.
Mulai dari harga stock yang bisa melonjak atau merosot, pergantian karyawan, bahkan susunan struktur managerial, hal-hal seperti ini bisa mengganggu produktivitas bila para staf tidak memiliki leadership skill yang baik.
Riset menunjukkan, kebanyakan karyawan hanya berbekal 30-50% informasi dari higher up untuk beroperasi di lapangan. Ini berarti, banyak tugas bagi para pemimpin maupun calon pemimpin untuk mengomunikasikan perubahan tersebut agar kinerja tim semakin efektif.
Nah, itulah kelima manfaat pelatihan kepemimpinan atau leadership training bagi karyawan maupun perusahaan Anda.
Transformia adalah lembaga training karyawan dan juga penyedia jasa coaching bagi personal maupun perusahaan.
Salah satu jasa training Transformia adalah Pelatihan Kepemimpinan atau leadership training dan leadership coaching.
Sumber : https://transformia.co.id/manfaat-pelatihan-kepemimpinan/
Categories
Uncategorized

Top of Engineering Programs

A top of engineering degree is a very attractive package for many students. It usually means that you’ll have the ability to push yourself towards a career that makes a lot of money and offers a lot of opportunities. However, because so many people pursue this goal, it’s important to understand what it takes to go from being an undergraduate to being a graduate engineer. This article will discuss some of the things you need to know if you plan on going for your electrical engineering degree.

 

The first step you should take if you plan on going for a top of engineering degree is to consider what kind of degree you want to go for. An Associate’s degree is usually the way most people go about getting an electrical engineering degree. Since most students who major in this field eventually go on to become licensed electricians, most employers prefer to hire someone with an Associate’s in electrical engineering. An Associate’s degree takes less time to complete than a Bachelor’s degree, and it allows students to double their length of time employed with the same job. While you’re pursuing an Associate’s degree, make sure to spend a lot of time focused on your homework, since time in this area is always valuable.

 

Once you have decided to go for your electrical engineering degree, the next thing to do is choose from the many accredited schools out there. Each program you choose to apply to have its pros and cons. Some programs are more respected than others, and you should do some research to find out which ones are more likely to provide you with the career success and salary you aspire. There are also a number of different career paths available once you graduate from an electrical engineering program, and each one will be better suited for the type of job you are looking for. It’s a good idea to talk to a number of potential schools before choosing which one you would like to pursue.

 

Another thing you should pay close attention to is the licensing requirements for electrical engineers in your specific state. Many states require electrical engineers to obtain a certain number of hours of continuing education every two years or else they will have to retake the exam. If you plan on working in several different fields simultaneously, this requirement can be very restrictive.

 

A number of electrical programs are available at many online universities. For example, many online programs are available at schools like University of Phoenix, Devry University, Liberty University, Villanova, Valparaiso-Prentice-chool of nursing and several others. The best way to decide on the right school for your needs is to look at all of their educational options carefully. You’ll want to get a feel for the curriculum, support services offered and how your degree will be utilized once you are on campus. Online schools are able to provide exceptional customer service, so you’ll want to know that you’ll be able to easily contact them if you run into any troubles along the way.

 

Some schools will also offer you a transfer program, which can be helpful if you have no intention of going back to school for another four-year engineering degree. Transfer programs allow you to take classes towards your first electrical engineer degree or second, as long as your first one is a Bachelors degree. They can be helpful for undergraduate students who are interested in going straight to work after graduation, but aren’t sure if an electrical engineer is what they want to do for a living. Also, these programs are great for students who already have electrical experience and wish to continue on with a graduate degree or the ranks of a teacher. However, transfers should only be considered if the school you are considering has a transfer program.

 

If you need more than just an associate’s or bachelor’s degree, then you may want to consider a full suite of engineering programs. These are typically longer and require more coursework and time than regular degrees. However, if you plan to specialize in one particular field of engineering, then it may make more sense financially in the long run to take a longer program that will give you an advanced degree. You can also expect to earn more money in these programs since employers are looking for candidates with more skill and a higher level of education.

 

There are many technical schools out there with the top of engineering programs available. You will need to look at which ones are accredited by the National Association for Schools of Engineering. This will ensure that the school is providing a quality education to its students. Also, you should look at the length of the degree program and the average class sizes for incoming freshmen. You want a smaller class size to be more conducive to learning and not to become overwhelmed with the fast paced nature of these programs.

 

#Fakultas Psikologi Medan #Fakultas Teknik Medan #Fakultas Pertanian Medan #Fakultas Sain dan Teknologi Medan #Fakultas Hukum Medan #Fakultas Fisipol Medan #Fakultas Ekonomi Medan #Pascasarjana Medan #Sipil Terbaik #Elektro Terbaik #Mesin Terbaik #Arsitektur Terbaik #Industri Terbaik #Informatika Terbaik